Suami Merasakan Isteri Tidak Lagi Cantik Selepas Lama Berkahwin, Adakah 100% Salah Suami?

isteri tidak cantik

Suami Merasakan Isteri Tidak Lagi Cantik Selepas Lama Berkahwin, Adakah 100% Salah Suami?

Ini mungkin biasa dirasai oleh ramai lelaki yang sudah bergelar suami. Apabila dia melihat isterinya, terfikir tentang orang yang menemaninya tidak begitu cantik seperti dahulu. Terdapat lelaki yang boleh menerimanya, ada juga orang-orang yang benar-benar melirik wanita itu.

Tidak jarang, suami melakukan perbuatan brinking iaitu hubungan dengan wanita lain. Sebabnya, isteri tidak boleh menjaga diri mereka sendiri, tidak lagi menarik mata dan pelbagai sebab yang membuat mereka tertarik kepada wanita lain.

Bagi suami, penyebab wanita yang tidak cantik setelah menjadi isteri boleh menjadi sumber introspeksi. Adakah benar bahawa isteri itu tidak begitu cantik kerana kali pertama anda mengenalnya. Atau tepat masalahnya dengan anda? Berikutan kajian semula.

Kehidupan selepas perkahwinan tidak selalu lancar seperti yang diharapkan. Akan ada kerikil yang tajam yang akan menjadi batu sandungan dan membuat seseorang tergelincir ke tanah. Salah satu ujian yang mungkin dialami adalah kecurangan.

Ini tentunya sangat menakutkan. Dikatakan bahawa parti yang sering dirugikan dalam kes ini adalah wanita atau isteri. Wanita lain yang lebih cantik secara fizikal pastinya akan menjadi ujian hebat bagi lelaki. Terdapat orang-orang yang boleh menolaknya, tetapi ada juga yang jatuh ke lembah putus asa.

isteri tidak cantik lagi

Hujung-hujungnya, istri lah yang tetap disalahkan oleh para suami. “Salah sendiri, kenapa tidak menjaga berat badan” “Kamu itu gak secantik dulu, sementara aku bekerja dikelilingi wanita cantik”. Mungkin alasan-alasan klasik seperti ini akan menjadi senjata pria agar wanita merasa bersalah karena tidak menyenangkan prianya.

Namun benarkah demikian yang terjadi? Istri tidak cantik lagi karena salahnya sendiri? Pria, anda harus membaca nasihat Syekh berikut ini.

Seorang suami mengadukan apa yang Ia rasakan kepada seorang Syekh. Bukan mendapat dukungan, suami ini justru mendapat nasehat yang menjadi tamparan keras baginya. Tidak hanya dia, namun semua suami di dunia ini. Berikut percakapan suami tersebut dengan Syekh

“Ketika aku mengagumi calon istriku seolah-olah dalam pandanganku Allah tidak menciptakan perempuan yang lebih cantik darinya di dunia ini. Ketika aku sudah meminangnya, aku melihat banyak perempuan seperti dia. Ketika aku sudah menikahinya aku lihat banyak perempuan yang jauh lebih cantik dari dirinya. Ketika sudah berlalu beberapa tahun pernikahan kami, aku melihat seluruh perempuan lebih manis dari pada istriku.”

Syekh berkata: “Apakah engkau tahu, ada yang jauh lebih parah daripada yang engkau alami saat ini!?”

Laki-laki penanya: “Iya, mau.”

Syekh: “Sekalipun engkau mengawini seluruh perempuan yang ada di dunia ini, pasti anjing-anjing yang berkeliaran di jalanan itu lebih cantik dalam pandanganmu dari pada wanita manapun.”

Laki-laki penanya itu tersenyum masam, lalu ia berujar: “Kenapa tuan Syekh berkata demikian?”

Syekh itu melanjutkan: “Karena masalahnya terletak bukan pada istrimu. Namun pada manusia diberi hati tamak, pandangan yang menyeleweng, dan kosong dari rasa malu kepada Allah. Mata manusia tidak akan pernah puas, kecuali jika sudah tertutup tanah kuburan.”

Rasulullah bersabda: “Andaikan anak Adam itu memiliki lembah penuh berisi emas pasti ia akan menginkan lembah kedua, dan tidak akan ada yang bisa memenuhi mulutnya kecuali tanah. Dan Allah akan menerima taubat siapa yang mau bertaubat”.

Lalu Syekh itu bertanya, “Apakah engkau ingin istrimu kembali seperti dulu, menjadi wanita terindah di dunia ini?”

“Iya Syekh,” jawab lelaki itu dengan perasaan tak menentu.

“Pejamkanlah matamu dari hal-hal yang haram… Ketahuilah, orang yang merasa cukup dengan suatu yang halal, maka dia akan diberi kenikmatan yang sempurna di dalam barang halal tersebut.

Benar bukan nasihatnya? Tidak sedikit pria berselingkuh meskipun istrinya cantik. Untuk wanita tentu ini bukan akhir dari segalanya, tetaplah baik dan berbakti. Merawat diri meski dianggap tak cantik lagi. Karena kesalahan bukan sepenuhnya pada anda, namun pada pria itu yang tidak pernah memikirkan kemaa tian, surga dan neraka, serta akhirat-Nya.

Sudah baca? Apa pendapat anda? Jangan lupa LIKE, SHARE dan KOMEN ya? Terima kasih! Majalah Ilmiah

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*