Connect with us

Islamik

Inilah Keadaan Malam Pertama Di Alam Barzakh Setelah Kita Dimasukkan Ke Liang Lahad

Published

on

malam pertama alam barzakh

Inilah Keadaan Malam Pertama Di Alam Barzakh Setelah Kita Dimasukkan Ke Liang Lahad

Setiap detik pasti ada orang yang meninggal dunia dan pada setiap detik juga pasti ada bayi yang baru dilahirkan. Begitulah rutin kehidupan dunia ini. Yang hidup akan m4ti, yang pergi akan digantikan dengan yang baru. Kita di dunia adalah umpama seorang musafir yang singgah sebentar berteduh di bawah sebatang pokok. Kemudian dia akan meneruskan perjalanannya ke alam kubur ataupun alam barzakh.

malam pertama alam barzakh

Menurut kamus Mukhtar al-Shahhah oleh Abu Bakr al-Razi, barzakh bermaksud dinding pembatas antara dua benda. Berdasarkan (iktikad) Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah, setiap manusia akan berada di dalam satu alam yang dinamakan alam barzakh. Ia terletak di antara alam dunia dan alam akhirat. Hal ini bersesuaian dengan firman Allah S.W.T di dalam surah Al-Mukminun ayat 99-100:

Kesudahan golongan yang kufur ingkar itu apabila sampai ajal maut kepada salah seorang di antara mereka, berkatalah dia: “Wahai Tuhanku, kembalikanlah daku (hidup semula di dunia) – supaya aku mengerjakan amalan soleh dalam perkara-perkara yang telah aku tinggalkan”. Tidak! Masakan kau akan dapat? Sesungguhnya perkataannya itu hanyalah kata-kata yang dia sahaja yang mengatakannya, sedang di hadapan mereka alam barzakh (dinding) hingga hari mereka dibangkitkan semula (pada Hari Kiamat).

Seseorang yang sudah m4ti dan berada di alam barzakh dapat menjangkakan sama ada dia akan mendapat kenikmatan atau kesengsaraan di akhirat kelak. Perkara ini disebut dalam sebuah hadith yang diriwayatkan oleh Imam al-Tirmidzi, Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud:

“Sesungguhnya kubur itu ialah penginapan pertama antara penginapan akhirat, maka sekiranya seseorang itu terlepas dari seks4annya, maka apa yang akan datang kemudiannya akan lebih mudah lagi dan seandainya seseorang itu tidak terlepas (kandas) daripada (seks4annya), maka yang akan datang sesudahnya akan lebih sukar (keras, berat).”

Dr A’idh Abdullah al-Qarni menulis di dalam sebuah bukunya yang cukup terkenal bertajuk “Malam Pertama Di Alam Kubur”: Seorang penyair arab pernah mendendangkan syairnya:

Aku tinggalkan tempat tidurku pada satu hari, kemudian aku terserkap membisu. Aku telah berpindah dari satu tempat menuju tempat lain. Aku berangkat pergi dari ranjang tidur dalam istanaku menuju alam lain. Kubur adalah malam pertama. Demi Allah katakanlah apa yang terjadi pada malam tersebut .Yang Allah pasti mentakdirkannya pada setiap hamba.

Rasulullah s.a.w bersabda: “Apabila si m4ti dikuburkan.., datanglah kepadanya dua Malaikat hitam legam, lagi biru (matanya), salah satu di antaranya disebut dengan nama “Munkar” dan yang satulagi disebut dengan nama “Nakir”, (lalu keduanya mendudukan si m4ti itu setelah dikembalikan rohnya ke dalam jasadnya) kemudian mereka menyoalnya:”Apa yang pernah engkau katakan mengenai orang ini (Muhammad s.a.w)?” (dan pada satu riwayat oleh Abu Daud:

Mereka bertanya kepadanya: “Apa yang engkau pernah sembah?” Maka kalau Allah memberi hidayah pertunjuk kepadanya, ia akan menjawab dengan berkata: “Aku menyembah Allah!” Kemudian ia ditanya lagi: “Apa yang engkau pernah katakan mengenai orang ini (Muhammad s.a.w)?” (Dan pada satu riwayat yang lain, oleh Abu Daud juga: Mereka menyoalnya dengan berkata: “Siapa Tuhanmu?” Ia menjawab: “Tuhanku ialah Allah!”

Mereka bertanya lagi: “Apa agama mu?” Ia menjawab: “Agamaku ialah Islam!” Mereka bertanya lagi: “Siapa dia orang yang telah diutuskan dalam kalangan kamu)?” Maka kalau si m4ti seorang yang beriman, ia akan menjawab dengan berkata: “Orang itu (Muhammad s.a.w) ialah hamba Allah dan RasulNya, aku mengetahui serta meyakini bahawa sesungguhnya tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah dan bahawa sesungguhnya Muhammad itu ialah hamba Allah dan RasulNya!” Mereka berkata kepadanya:

“Kami sedia mengetahui bahawa engkau mengakui yang demikian”; (Dan pada satu riwayat oleh Abu Daud bahawa Baginda s.a.w bersabda: “Lalu diseru oleh penyeru dari langit katanya: “Sungguh benar hamba-Ku, maka bentangkanlah kepadanya satu hamparan dari Syurga, dan pakaikanlah dia pakaian dari Syurga, serta bukakanlah baginya sebuah pintu ke Syurga”. “Rasulullah s.a.w bersabda lagi: “Lalu datang kepadanya sebahagian dari bau Syurga dan keharumannya ); kemudian dilapangkan kuburnya seluas tujuh puluh hasta persegi, dan diberikan cahaya yang menerangi kuburnya; kemudian dikatakan kepadanya: “Tidurlah!” Lalu ia berkata:

“Bolehkah aku balik kepada keluargaku supaya dapat aku ceritakan kebaikan halku?” Dua Malaikat itu berkata kepadanya: “Tidurlah seperti tidurnya pengantin yang tidak dibangkitkan dari tidurnya melainkan sekasih-kasih ahlinya; Demikianlah halnya sehingga ia dibangkitkan Allah dari tempat baringnya itu. Jika si m4ti itu seoarang munafik, ia menjawab pertanyaan Malaikat itu dengan katanya: “Aku dengar orang berkata demikian, maka aku pun turut berkata sama; aku tidak tahu benarkah atau tidak”. Lalu dua Malaikat itu berkata:

“Memang kami tahu engkau berkata demikian”; (dan menurut satu riwayat oleh Abu Daud: “Lalu diseru oleh penyeru dari langit katanya: “Sesungguhnya orang itu berdusta maka bentangkanlah kepadanya satu hamparan dari Ner4ka, dan pakaikanlah dia dari Ner4ka, serta bukakanlah baginya sebuah pintu ke Ner4ka”. Rasulullah s.a.w. bersabda lagi:

“Lalu datang kepadanya sebahagian dari bahang NER4KA dan udara panasnya) kemudian diperintahkan bumi supaya mengapitnya lalu bumi mengapitnya sehingga berselisih tulang-tulang rusuknya, maka tinggallah ia dalam az4b itu terus menerus ke masa Allah bangkitkan dia dari kuburnya.”

Sudah baca? Apa pendapat anda? Jangan lupa LIKE, SHARE dan KOMEN ya? Terima kasih! Majalah Ilmiah

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Islamik

Inilah POHON SAHABI, Tempat Nabi Muhammad Saw Berteduh Yang Masih Hidup Sampai Sekarang

Published

on

Inilah POHON SAHABI, Tempat Nabi Muhammad Saw Berteduh Yang Masih Hidup Sampai Sekarang

Di sinilah dulu Nabi Muhammad Saw pernah berteduh sambil menjaga Unta dan barang dagangan Kabilah. Dahan-Dahan Pohon ini melindungi Nabi Muhammad Saw dari teriknya panas Matahari. Pohon ini berada di tengah-tengah Padang Pasir gersang di Yordania.

Meski hidup di tempat yang panas, Pohon ini tumbuh subur dan mampu bertahan selama ribuan tahun lamanya. Karena jadi satu-satunya sahabat Nabi Saw yang masih hidup, Pohon ini sering dikunjungi oleh Muslim di seluruh Dunia. Kadang Pohon ini suka menggugurkan Daunnya, namun kemudian tumbuh subur kembali.

Waktu kecil, Nabi Muhammad Saw pernah diajak Pamannya ; Abu Thalib menuju Basra, Syam, untuk berdagang. Di tengah perjalanan, saat Beliau masih kecil bertemu dengan seorang pendeta Nasrani bernama Buhaira. Pendeta itulah yang mengetahui tanda-tanda Kenabian Muhammad berdasarkan Alkitab.

Saat bertemu dengan rombongan Abu Thalib, Buhaira melihat seorang anak yang memiliki ciri-ciri Kenabian. Kemudian Buhaira menjamu Kabilah untuk makang siang. Namun Muhammad tidak datang ke jamuan tersebut karena ia ditugaskan untuk menjaga Unta dan barang dagangan sambil berteduh di bawah Pohon Sahabi. Melihat Muhammad tidak hadir, Buhaira segera mencari anak kecil itu.

Buhaira melihat ciri-ciri lain Kenabian Muhammad ketika Dahan-Dahan Pohon itu melindungi Muhammad dari Panasnya Matahari. Dia semakin yakin kalau anak kecil ini kelak akan menjadi Nabi terakhir. Pohon itu namanya Pohon Sahabi dan masih hidup sampai sekarang. Setelah 1400 tahun berlalu, Pohon tersebut ditemukan masih hidup oleh seorang pangeran dari Yordania.

Ajaibnya, Pohon itu bisa bertahan hidup selama ribuan tahun di tempat yang sangat panas dan tidak ada tumbuhan lain di sekitar Pohon Sahabi. Meskipun demikian, pohon ini bisa tumbuh subur dan bertahan selama ribuan tahun lamanya.

Allah Swt sengaja tetap menghidupkan Pohon Sahabi ini agar jadi pengingat dan bukti sejarah Islam di masa lalu…Hal apapun yang berkaitan dengan Nabi Muhammad Saw, itu pasti kekal dan Mulia adanya…

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

Allahumma Shalli ‘Alaa Sayyidina Muhammad Wa ‘Alaa Aali Sayyidina Muhammad.

Ya ALLAH…

  • Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini
  • Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
  • Lapangkanlah hatinya
  • Bahagiakanlah keluarganya
  • Luaskan rezekinya seluas lautan
  • Mudahkan segala urusannya
  • Kabulkan cita-citanya
  • Jauhkan dari segala Musibah
  • Jauhkan dari segala Peny4kit,Fitn4h,Prasangka K3ji,Berkata K4sar dan Mungk4r.

Aamiin ya Rabbal’alamin.Subhanallah semoga yang menulis aamiin masuk Surga bersama Nabi aamiin.. Semoga bermanfa’at.

Sumber: akbarkini

Sudah baca? Apa pendapat anda? Jangan lupa LIKE, SHARE dan KOMEN ya? Terima kasih! Majalah Ilmiah

Continue Reading

Islamik

Inilah 5 Jenis Buah Disebut Dalam Al-Quran Yang Berkhasiat Untuk Tubuh Badan

Published

on

Inilah 5 Jenis Buah Disebut Dalam Al-Quran Yang Berkhasiat Untuk Tubuh Badan

Di bumi ini terdapat pelbagai jenis sayuran, buah-buahan dan biji-bijian yang bermanfaat buat manusia. Setiap daripadanya mempunyai ciri-ciri yang berbeza.

Pelbagai kitab suci juga menyebut beberapa jenis buah-buahan secara khusus. Begitu juga dengan Al-Quran, garis panduan kehidupan umat Islam. Dalam beberapa ayat, beberapa jenis buah disyorkan untuk digunakan kerana baik untuk manusia.

Berikut adalah beberapa jenis buah yang disebutkan dalam Al-Quran dan sifat-sifatnya menurut kajian sains moden.

1. Kurma

Buah yang tumbuh dari jenis pokok palma ini adalah salah satu yang paling disebut di dalam Al-Quran. Beberapa surah di mana nama buah ini dapat dijumpai adalah Surah Maryam, Surah Al-Hasyr, Surah Al-Baqarah, dan Surah Qaf.

Memetik laman Healthline, kurma kaya dengan serat dan antioksidan. Flavonoid di dalamnya berkesan untuk mengurangkan risiko diabetes, Alzheimer, dan beberapa jenis kanser. Carotenoids berguna untuk menyuburkan hati dan mencegah gangguan visual. Sementara asid fenolik akan membantu melindungi tubuh dari penyakit jantung dan kanser. Kurma juga dapat membantu menguatkan tulang serta pemanis alternatif yang lebih sihat daripada gula.

Di samping manfaat kesihatan, kurma juga mempunyai sifat kecantikan. Memetik laman StyleCraze, kandungan vitamin A dan vitamin B5 di dalamnya sangat diperlukan untuk mengekalkan kulit dan rambut yang sihat sehingga usia tua.

2. Buah Ara

Juga dikenali sebagai buah tin, buah ara ini hanya disebut sekali dalam Al-Quran, iaitu dalam Surah At-Tiin. Sesetengah ulama berpendapat bahawa tin yang disebut dalam ayat itu adalah buah ara, kerana disebut dalam satu ayat dengan zaitun. Tetapi ada juga yang percaya bahawa apa yang dimaksud adalah Bukit Tin dan Bukit Zaitun di mana Nabi Ibrahim dan Nabi Isa a. menerima wahyu.

Selain daripada kontroversi tafsiran, buah ara adalah bahan makanan yang kaya nutrisi, rendah kalori, tinggi serat, dan tidak mengandungi lemak, jadi baik bagi mereka yang menjaga berat badan.

Memetik laman Healthline, satu kajian pada tahun 2005 membuktikan bahawa buah ara mempunyai antioksidan. Buah ini mengandungi vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin K, kalium, magnesium, tembaga, dan besi.

Buah ara ini baik untuk pesakit kencing manis, kerana boleh mengimbangi kandungan asid lemak dan vitamin E dalam darah. Buah ini juga berguna dalam membantu merawat penyakit kulit seperti ekzema, vitiligo, dan psoriasis.

3. Pisang

Buah pisang adalah firman Allah SWT yang tersenarai dalam Surah Al-Waqiah. Buah ini dikenali sebagai sumber kalium yang sangat baik. Walaupun kandungan gula yang tinggi, pisang juga mengandungi serat pektin larut yang bertanggungjawab mengimbangi tahap gula dalam darah dan memudahkan penghadaman. Kalium dan magnesium adalah baik untuk kesihatan jantung.

Pisang kaya dengan antioksidan penting seperti dopamin dan catechin. Mineral dan karbohidrat yang baik dalam pisang adalah baik untuk para atlet. Magnesium juga baik untuk kesihatan buah pinggang.

4. Anggur

Buah anggur disebutkan sehingga 14 kali di dalam Al-Quran. Salah satunya ialah Surah Al-Mu’minun. Memetik laman Healthy Site, anggur kaya dengan polifenol, flavonoid, dan quercetin yang dapat mencegah penyakit jantung dan mengurangkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Antioksidan myricetin dan aquercetin dalam anggur membuat buah ini berkesan dalam mencegah kanser. Lutein dan zeaxanthin boleh mencegah penyakit mata akibat usia. Berdasarkan penyelidikan dalam Journal of Nutrition, anggur malah dapat membantu fungsi tubuh untuk menghasilkan insulin. Selain, juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh badan.

5. Zaitun

Zaitun, buah dengan warna hijau gelap yang biasanya diproses menjadi minyak sayuran, termasuk salah satu tumbuhan yang paling kerap muncul dalam ayat-ayat Al-Quran. Beberapa surah yang menyebut buah ini adalah Surah An-Nuur, Surah Al-An’aam, Surah An-Nahl, Surah Al-Muminuun, dan Surah ‘Abasa.

Zaitun berwarna hitam apabila masak adalah salah satu sumber terbaik vitamin E dan antioksidan. Menurut hasil kajian, buah ini baik untuk hati. Hydroxytyrosol berfungsi untuk melindungi kesihatan jantung.

AOleonalic acid menghalang kerosakan hati, mengawal tahap lemak dalam darah, dan mengurangkan keradangan. Quercetin menurunkan tekanan darah.

Besi dalam buah zaitun adalah penting untuk peredaran oksigen yang lancar dalam darah. Kandungan zaitun juga boleh melindungi tulang daripada osteoporosis, dan juga mempunyai kesan anti kanser.

Sudah baca? Apa pendapat anda? Jangan lupa LIKE, SHARE dan KOMEN ya? Terima kasih! Majalah Ilmiah

Continue Reading

Islamik

Akan Hancur Ilmu Sihir di Tubuh Badan Kita Jika Kita Amal Baca 4 Ayat Al Quran Ini

Published

on

Akan Hancur Ilmu Sihir di Tubuh Badan Kita Jika Kita Amal Baca 4 Ayat Al Quran Ini

Sihir menjadi salah satu perbuatan perbuatan yang tidak disukai oleh Allah SWT. Hal ini kerana ketika seseorang menggunakan ilmu sihir untuk mencelakakan orang lain maka disaat itu ia telah mendekatkan diri kepada syaitan.
Jika seseorang terkena ilmu sihir, maka orang itu akan mengalami kesakitan, masalah berpanjangan, atau bahkan boleh membawa kepada kematian. Maka orang di sekitarnya akan berusaha untuk mengeluarkan sihir tersebut melalui cara ruqyah.

Ruqyah biasanya dilakukan dengan membaca ayat-ayat di dalam Al-Qur’an. Agar ruqyah tersebut mujarab maka kita harus membaca ayat untuk menghancurkan ilmu sihir.Oleh itu, ayat apakah yang harus dibaca tersebut? Berikut maklumat selanjutnya.

1. Al Baqarah Ayat 102

Ayat pertama yang dapat digunakan untuk menghancurkan sihir terdapat dalam surah Al-Baqarah ayat 102. Allah Ta’ala berfirman:

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babilon yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cubaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.”

2. Al A’raaf Ayat 117-122

Surah selanjutnya yang dapat menghancurkan ilmu sihir yakni QS. Al-A’raaf ayat 117-122. Allah Ta’ala berfirman:

“Dan Kami wahyukan kepada Musa: “Lemparkanlah tongkatmu!”. Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka tipu dayakan. Kerana itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan. Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina. Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud. Mereka berkata: “Kami beriman kepada Tuhan semesta alam, (yaitu) Tuhan Musa dan Harun”.”

Di dalam ayat tersebut, Allah SWT memberitahukan bahwa Dia telah mewahyukan kepada hamba dan Rasul-Nya, Musa as. dalam situasi yang sangat genting. Yakni situasi untuk membedakan yang haq dan yang bathil. Kemudian Allah memerintahkan kepada Musa agar melemparkan tongkat yang ada di tangan kanannya.

Fa idzaa Hiya talqafu (“Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan.”) Maksudnya memakan. Maa ya’fikuun (“Apa yang mereka tipu dayakan.”) Yaitu, apa yang telah mereka lemparkan dan apa yang mereka buat seakan-akan nyata, padahal sebenarnya adalah bathil.

Ibnu ‘Abbas berkata: “Lalu tongkat Musa itu tidaklah melewati tali-tali dan tongkat-tongkat mereka itu melainkan ditelannya. Akhirnya para ahli sihir itu mengetahui bahwa hal itu merupakan sesuatu yang datang dari langit dan bukan sihir. Maka mereka pun meniarapkan diri dengan bersujud seraya mengatakan: aamannaa bi rabbil ‘aalamiina rabbi muusaa wa Haaruuna (“Kami beriman kepada Tuhan semesta alam. Yaitu Tuhan Musa dan Harun.”)

Muhammad bin Ishaq berkata: “Tongkat Musa itu mengejar tali-tali dan tongkat-tongkat mereka satu persatu sehingga apa yang mereka lemparkan itu tidak terlihat lagi di lapangan. Setelah itu, Musa as. mengambil kembali tongkatnya seperti sediakala. Dan para ahli sihir itu pun bersujud seraya berkata, “Kami beriman kepada Rabb semesta alam, yaitu Rabb Musa dan Harun. Seandainya ia adalah seorang tukang sihir, nescaya ia tidak dapat mengalahkan kami.

3. Yunus Ayat 81-82:

Ayat terakhir yang juga dapat digunakan untuk menghancurkan sihir ialah QS. Yunus ayat 81-82. Allah SWT berfirman:

“Maka setelah mereka lemparkan, Musa berkata: “Apa yang kamu lakukan itu, itulah yang sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidak benarannya” Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-yang membuat kerusakan.Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai(nya)”

4. Thaha ayat 69

Surah terakhir yaitu QS. Thaha ayat 69, Allah Ta’ala berfirman: “Dan lemparkanlah apa yang ada ditangan kananmu, nescaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat. “Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka). Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang.”

Jika orang-orang yang terkena sihir ataupun gangguan jin kemudian dibacakan ayat-ayat di atas, maka mereka akan merasakan tanda-tanda khusus. Di antaranya iaitu akan ada rasa yang menjalar di tubuh, bergetar atau kesemutan dari ujung badan/persendian. Ada pula yang merasakan sakit kepala yang hebat serta sesak nafas.

Demikianlah informasi mengenai ayat-ayat yang boleh dibacakan ketika seseorang terkena sihir dari orang-orang yang mengerjakan kebatilan. Semoga boleh menjadi sumber rujukan bagi kita untuk menolong orang lain yang terkena sihir.

Wallahualam. Semoga bermanfaat.Sila sebarkan.

Ustaz Sharhan – Sihir : Rawatan & Ayat Al-Quran

Sudah baca? Apa pendapat anda? Jangan lupa LIKE, SHARE dan KOMEN ya? Terima kasih! Majalah Ilmiah

Continue Reading

Trending